Tetty Paruntu: Prioritaskan Pembangunan SDM dan Pendidikan Minsel

Tetty Paruntu

Tetty Paruntu

Minahasa Selatan (Minsel) adalah sebuah kabupaten hasil pemekaran yang usianya baru enam tahun. Angka pertumbuhan ekonomi Minsel mencapai 5,11 persen tahun 2007 lalu, sedang PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) mencapai Rp 1,68 triliun. Walau begitu, angka kemiskinan Minsel mencapai 35.014 jiwa (17,3 persen) dan angka pengangguran 9.309 jiwa atau (6,6 persen) dari total penduduk sebanyak 202.371 jiwa.

Pertanyaannya, bagaimana mengurai dan mengatasi segudang permasalahan pelik tersebut?

Christiany Eugenia Paruntu atau lebih akrab dipanggil Tetty Paruntu, sebagai calon bupati dari Partai Golkar, mengakui bahwa kunci pembangunan di Minsel
adalah pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dan, bicara peningkatan kulaitas SDM masyarakat Minsel, tidak ada jawaban yang lebih tepat kecuali prioritas pembangunan di bidang pendidikan.

“Ya, memang bidang pendidikan akan menjadi prioritas saya,” jelas Tetty Paruntu yang menguasai tiga bahasa asing serta menyelesaikan studinya di Inggris tersebut. “Ini sangat terkait dengan penjabaran arti kata sejahtera pada visi saya, yaitu demi terwujudnya sumber daya manusia yang beriman, berkualitas, dan profesional,” tambah puteri tertua Prof. Dr. Ir. Jopie Paruntu M.S. (mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi) dan Dra. Jennie J. Tumbuan (Ketua DPD II Partai Golkar Minsel).

Tetty Paruntu melihat perkembangan negara-negara di Asia seperti jepang, China, India, Korea, bahkan belakangan Vietnam sebagai contoh yang patut untuk diperhatikan. Negara-negara tersebut menjadi maju karena keberpihakannya yang sangat menonjol pada bidang pendidikan dan pengembangan SDM. Memang, memajukan suatu negara atau daerah melalui pendidikan tidaklah selalu menampakkan hasil yang instan. Akan tetapi, langkah strategis tersebut harus segera dimulai, menjadi prioritas, dan dijalankan dengan sungguh-sungguh.

“Peningkatan kualitas SDM merupakan investasi yang tak ternilai harganya. Dan di masa mendatang, investasi itu akan sangat berperan dalam kelangsungan kemajuan Kabupaten Minsel khususnya, dan Provinsi Sulawesi Utara pada umumnya,” tegas Tetty yang memiliki cita-cita Minsel harus menjadi kabupaten yang sarat dengan prestasi, disegani, dan namanya menonjol tidak saja di Sulut tetapi juga di tingkat nasional.

Dengan visi jauh ke depan seperti itu, lalu program-program pendidikan dan pengembangan SDM macam apa saja yang dipersiapkan Tetty Paruntu untuk Minsel, apabila dirinya terpilih sebagai bupati nanti? Inilah untuk pertama kalinya Tetty Paruntu memaparkan detail program-programnya:

Pertama, dalam rangka pengembangan kualitas pendidikan dan SDM, Pemda Minsel yang dipimpin Tetty Paruntu akan memberikan beasiswa, tunjangan, atau
subsidi pendidikan khususnya bagi pelajar dan mahasiswa.

Kedua, membenahi manajemen pengelolaan lembaga pendidikan dengan mengikuti standar kualitatif yang ada.

Ketiga, mendirikan pusat studi dan pendidikan yang berbasis sumber daya alam Kabupaten Minsel, bekerjasama dengan perguruan tinggi.

Keempat, membuat perencanaan dan pelatihan ketenagakerjaan dengan perbaikan tenaga kerja. Ini demi menjawab kebutuhan lokal, regional,
nasional, bahkan internasional.

Kelima, meningkatkan peran dan fungsi Dewan Pendidikan dan Komite Pendidikan Sekolah dalam menopang pengembangan pendidikan daerah.

Keenam, masih dalam rangka peningkatan kualitas sumberdaya manusia Minsel, Pemda Minsel yang dipimpin Tetty Paruntu akan mendorong peningkatkan
kemitraan dengan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

Ketujuh, meningkatkan profesionalisme guru melalui pengelolaan sekolah berbasis kualitatif dan kompetensi.

Kedelapan, meningkatkan peran masyarakat dalam monitoring dan pengawasan program-program pendidikan.

Kesembilan, meningkatkan jumlah sarana dan prasarana pendidikan serta masalah pemeliharaannya.

Kesepuluh, mendirikan Yayasan Masyarakat Minahasa Selatan dalam rangka menopang pendidikan daerah yang berjangka panjang, seperti pemberdayaan
pendidikan melalui sekolah lapangan.

Kesebelas, membangun pengembangan sumber daya manusia yang andal melalui penataan strategi jangka panjang pengelolaan pendidikan daerah yang
komprehensif.

Keduabelas, penataan kurikulum sekolah yang berbasis muatan lokal dengan memasukan bahasa daerah dalam kurikulum.

Dan ketigabelas, mendirikan rumah pintar di setiap kecamatan dan sekolah unggulan tingkat SD, SLTP, dan SLTA di Kabupaten Minsel.

Lahir dan besar di dalam keluarga yang sangat concern dengan masalah pendidikan menjadikan Tetty Paruntu sebagai pribadi yang sangat mencintai proses pembelajaran sepanjang hayat. Dan, sekalipun kesehariannya bergelut di bidang bisnis sehingga menjadikannya pengusaha nasional yang sukses, namun perhatian dan kerinduan Tetty akan kemajuan pendidikan di Minsel seolah tak terbendung lagi. Sebab, Tetty sungguh sangat yakin bahwa pendidikan adalah fondasi kemajuan dan keberhasilan bagi masyarakat mana pun, tak terkecuali sebuah kabupaten seperti Minsel. Pikiran-pikiran, gagasan-gagasan, dan rencana-rencana tindakan yang terukur sudah digaungkan.

Berita Terkait

8 Komentar untuk “Tetty Paruntu: Prioritaskan Pembangunan SDM dan Pendidikan Minsel”

  1. noni says:

    Programnya bagus sekali, bahkan sebagai impian masa depan,namun dalam implementasinya harus dipertimbangkan beberapa hal yaitu :
    1. Harus dipilah sesuai skala prioritas, mana target 100 hari, mana target jangka pendek, mana target jangka menengah dan jangka panjang.
    2. Harus diperhitungkan berapa biaya / anggaran yang diperlukan untuk masing2 target per jangka waktu.
    3. Harus diperhitungkan kebutuhan biaya / anggaran diperoleh dari mana-mana saja, bukan hanya dari APBN / APBD saja.
    4. Harus diperhitungkan berapa biaya yang bocor / hilang.
    5. Harus diperhitungkan kemampuan dan dukungan SDM saat ini.
    6. Biaya / anggaran tsb kalau masuk dlm anggaran pendidikan paling maks. 20% dari total APBD.
    7. Harus diperhitungkan kembali tingkat risiko bila program tdk bisa direalisir, mencakup risiko biaya, waktu, serta risiko sosial, hukum, perdata dan pidana.
    8.Harus memperhitungkan program strategis lainnya yaitu infrastruktur yang anggarannya pasti lebih besar lagi.

  2. Jusuf Kalengkongan says:

    Setuju dengan Prioritas yang sudah di canangkan, sumber daya memang harus di prioritaskan, dan paling penting di tim sukses yang ada sekarang ini tu sumber daya manusianya so musti ‘mantap’ punya, kita so pasti dan yakin so mantappp ini….

  3. alex says:

    yaa ,TETTY ..samua ini cuma ngana pe mimpi …seoarang bupati/mayor/pemimpin satu daerah berhasil jika sang pemimpin tersebut bisa/membuat mengundang investor membuka lapangan pekerjaan yg menyerap tenaga tenaga lokal bae itu pabrikan atau perakitan barang atau pabrik tekstil..kalu cuma program program di atas biar ley sampe no 30 yaa..itu cuma tebar pesona aja …!!!

  4. Ester says:

    Pak Alex: Kasihan torang lia pa ngana .. So nentau mo bilang apa. bingun bin frustrasi hahaha… trying black campaign but i doesnt works for Tetty… Orang jakarta bilang, “ke laut aja deh elu…!” hahaha

  5. Mayang Van Seho says:

    Teman2 aminkan saja segala cemohan dari mereka, dan anggaplah itu sebagai teguran bagi Qta agar bisa lebih profesional dalam menghadapi tantangan di Pilkada ini. Karena mereka berencana ingin membuat persatuan dan kesatuan serta formasi Qta jadi kacau-balau karena mereka sangat ketakutan dengan torang pe kandidat yg terwakili dari segala aspek kekuatan serta mereka tidak bisa membuat program2 yg saat ini sedang Qta jalankan.
    Tunjukkan bahwa torang mampu mengatasi semua tantangan dari lawan politik atau kandidat yg lain dengan cara yg lebih sehat dari mereka sesuai dgn program2 yg telah dibuat oleh Tim Kerja.

    ~ Sukses selalu buat Ibu Tetty Paruntu dan Bpk Sonny Tandayu ~

    “ PAN-TAS FOR MINSEL 2010-2015 “

  6. Jacky says:

    Ibu Tetty pasti bisa bawa investor, hahahaha Alex lupa kalau pengusaha pasti goes international networkingnya.

  7. ferry says:

    mari torang rakyat minsel pilih bupati dari kalangan birokrat…

  8. ferry says:

    butul… mari torang rakyat minsel pilih bupati yg wakilnya dari kalangan birokrat… itulah pasangan PANTAS… Tetty Paruntu & Sonny Tandayu. jgn cuman cabup dr birokrat doang, gak komplit hahaha…

Kirim Komentar Anda

IKLAN

Dibaca lebih banyak orang setiap hari dari seluruh dunia! Tepat untuk promosikan usaha anda!
Iklan dan Promosi hubungi kami melalui form isian, klik disini


Log in - Hosted by Tadulako Hosting and design by WebManado.com