Louis Nangoy-Rizali

Wanita Beranak Satu Gantung Diri

Manado – Rumah keluarga Pontoh-Paduli di Malalayang II Lingkungan VIII Kecamatan Malalayang kompleks Perumahan Helsa BMA, Jumat (30/10/09) kemarin dipadati ratusan warga.

Situasi ini dikarenakan, warga menemukan Paulina Paduli (40) penghuni rumah tersebut tewas dengan kondisi menggantungkan diri didepan rumah. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita.

Wanita beranak satu ini secara nekad mengakhiri hidupnya karena diduga mengidap penyakit malaria yang sudah sekitar tiga tahun dideritanya. Bahkan dari informasi sejumlah warga, korban sudah pernah menghuni RS Jiwa sebanyak dua kali. Tak hanya itu, korban sudah berulangkali hendak melakukan percobaan bunuh diri namun sempat diketahui.

Ironisnya, korban pertama kali ditemukan Angki Pontoh (8), putra korban, ketika pulang dari sekolah. Bocah yang kini duduk di kelas III SD ini begitu terkejut ketika melihat tubuh ibunya tergantung dengan seutas tali yang dililitkan dileher yang diikat dipohon mangga depan rumah.

Ketika ditemukan, kondisi korban mengenaskan dengan lidah terjulur keluar. Kontan saja, bocah ini berteriak histeris dan meminta pertolongan warga.

Kebetulan saat itu Royke W, salah satu warga setempat lewat didepan rumah korban. Tentu saja, dia pun menginformasikan ke warga setempat. Tak berselang lama, anggota Poltabes Manado dan Polsek Malalayang sudah berada dilokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Prof Kandou.

Kapolsek Malalayang AKP Josep Krisbiyanto didampingi Kepala SPK Plug A Poltabes Manado, Ipda Jantje Supit yang berada dilokasi kejadian, membenarkan adanya penemuan jasad seorang wanita yang ditemukan tewas gantung diri. (IS)

Berita Terkait

Kirim Komentar Anda

IKLAN

Dibaca lebih banyak orang setiap hari dari seluruh dunia! Tepat untuk promosikan usaha anda!
Iklan dan Promosi hubungi kami melalui form isian, klik disini


Log in - Hosted by Tadulako Hosting and design by WebManado.com