Louis Nangoy-Rizali

Menemukan Kembali Makaaruyen

Makaaruyen - Petikan gitar dan Jukulele (Juk) mengiringi kedua penyanyi yang sudah tua.

Makaaruyen - Petikan gitar dan Jukulele (Juk) mengiringi kedua penyanyi yang sudah tua.

MANADO – Petikan gitar dan Jukulele (Juk) mengiringi kedua penyanyi yang sudah tua. Tanpa ada melodi yang rumit, kedua penyanyi melantunkan syairnya dengan nada yang harmonis. Liriknya dalam bahasa Makatana. Ada dalam bahasa Tontemboan, ada pula dalam bahasa Tombulu dan bahasa sub etnis Minahasa lainnya. Itulah Makaaruyen.

Lama tak terdengar, Makaaruyen seakan tenggelam dengan hingar bingar musik pop. Institut Seni Budaya Sulawesi Utara kembali menggelar lomba Makaaruyen. Seperti menemukan kembali warisan seni budaya Minahasa yang sudah berumur lebih dari 50 tahun.

Di Manado Cenvention Center, Makaaruyen kembali menemukan pencintanya. Tepuk tangan penonton menyambut kedatangan kembali kekayaan musik tradisional Makaaruyen.

Berita Terkait

Kirim Komentar Anda

IKLAN

Dibaca lebih banyak orang setiap hari dari seluruh dunia! Tepat untuk promosikan usaha anda!
Iklan dan Promosi hubungi kami melalui form isian, klik disini


Log in - Hosted by Tadulako Hosting and design by WebManado.com